Posts filed under: ‘Health‘
Daftar Makanan Pembangkit Mood
Jakarta - Tahukah Anda bahwa makanan dan minuman bisa mempengaruhi mood? Makanan dan minuman yang dikonsumsi dapat membantu seseorang menjadi lebih baik dan bisa lebih buruk.
Diane Becker MPH, ScD, Direktur Pusat Promosi Kesehatan di John Hopkins School of Medicine mengatakan makanan mengandung serat tinggi dan rendah lemak jenuh adalah makanan yang sehat jantung. Makanan ini pun bisa meningkat mood Anda. Sebaliknya makanan yang mengandung lemak tinggi dan high-glycemic bisa mengganggu kesehatan.
Sedangkan makanan yang memberikan efek tidak baik untuk kesehatan antara lain mengurangi makanan yang tinggi dalam lemak jenuh. Lemak jenuh bisa berperan dalam depresi dan meningkatkan penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Selain itu batasi dan kalau bisa tidak mengonsumsi alkohol, pasalnya minuman alkohol mempengaruhi sel saraf manusia.
Berikut 6 makanan yang membuat mood Anda bagus menurut Webmd.com:
1. Konsumsi makanan kaya vitamin B12 dan folat
Menurut Edward Reynorlds dari Institut Epiletology King’s College, London vitamin B12 dan folat membantu mencegah demensia, gangguan sistem saraf dan mood. Vitamin ini bisa ditemukan di kacang-kacangan, brokoli, cabai, dan daging.
2. Konsumsi buah-buahan dan sayuran
Buah-buahan dan sayuran mengandung antioksidan secara langsung memberikan kontribusi bagi kesehatan dan kualitas hidup. Suatu studi mengatakan seseorang mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dengan jumlah 11 persen lebih tinggi memiliki kualitas hidup dan kesehatan jauh lebih baik.
3. Setiap hari makan makanan kaya selenium
Selenimum merupakan mineral bertindak seperti antioksidan di dalam tubuh. Konsumsi sekitar 55 miligram sehari untuk pria dan wanita. Selenium dapat ditemukan di kacang-kacangan khususnya kacang brazil, daging, susu rendah lemak, dan seafood mulai dari kepiting, kerang dan ikan.
4. Perbanyak konsumsi ikan
Suatu penelitian mengemukakan pria dan wanita yang mempunyai risiko lebih rendah memiliki gejala depresi biasa mengkonsumsi banyak ikan. Ikan yang dikonsumsi biasa salmon mengandung omega 3. Jay Whelan, Phd dari Universitas Tennessee mengatakan omega 3 dari ikan salmon memberikan efek positif mood seseorang. Selain salmon, ikan tuna, ikan haring, dan rainbow trout bagus dikonsumsi untuk memiliki mood baik.
5. Mendapatkan dosis harian vitamin D
Dari sinar matahari memberikan vitamin D kepada kita. Namun konsumsi vitamin D membantu untuk mengatur mood seseorang. Untuk mendapatkan vitamin D bisa dari suplemen, dan makanan mulai dari ikan salmon, tuna, hati sapi, keju, dan bisa didapatkan dari sarapan sereal dan susu.
6. Konsumsi cokelat
Cokelat memiliki efek kepada endorpin otak dan baik untuk kesehatan. Penelitian di Belanda mengemukakan orang Belanda konsumsi 1/3 dari cokelat setiap hari telah menurunkan tingkat tekanan darah. Tetapi hanya cokelat tertentu. (amh)
Add a comment Agustus 6, 2009
Karies Sumber Penyebaran Bakteri dan Toksin
Jakarta – Pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati, begitu juga dengan kesehatan gigi dan mulut. Menurut data terbaru Departemen Kesehatan RI dari hasil riset kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2007 prevalensi penduduk Indonesia yang pernah mengalami gigi berlubang (karies) sebanyak 72,1 % dan sebanyak 46,5 % di antaranya karies aktif yang belum dirawat.
Padahal lubang pada gigi atau karies tidak bisa dianggap enteng lho. Menurut Dr. Tri Erri Astoeti,drg.MKes, berawal dari gigi berlubang yang dianggap sepele bisa menimbulkan berbagai penyakit. Gigi berlubang merupakan tempat jutaan bakteri, apabila masuk ke pembuluh darah dapat menyebabkan penyebaran bakteri dan toksin sehingga menyebabkan infeksi di bagian tubuh lain seperti di saluran pernapasan, jantung, dan otak.
Menurut Erri masalah gigi berlubang bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat dengan menggosok gigi setelah makan dan membatasi konsumsi makanan yang manis dan lengket.
Harnie Raharja, Marketing Manager Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk mengunkapkan kekhawatirannya dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia cenderung menyukai makanan yang bersifat kariogenik yaitu makanan yang menyebabkan terjadinya karies gigi, seperti yang mengandung gula, lengket, dan mudah hancur saat di dalam mulut.
“Kebanyakan orangtua tidak menerapkan kebiasaan memelihara kesehatan gigi dan mulut serta pengaturan pola makan sejak dini kepada anak-anak mereka. Padahal tindakan pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan,” ungkap Hernie dalam peluncuran Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang baru di Laboratorium Kedokteran Gigi,
TNI AL di Jakarta, Rabu(5/8).
Pencegahan gigi berlubang sejak dini adalah sebuah keharusan, artinya kita harus waspada pada gejala awalnya, yaitu munculnya lubang-lubang kecil yang tidak kasat mata di permukaan gigi. Setiap kali kita makan, sisa makanan dan bakteri membentuk zat asam yang dapat melarutkan mineral pada email gigi dan membentuk lubang kecil yang tak kasat mata. Lubang-lubang kecil inilah lama kelamaan menjadi lubang pada gigi.
Erri menyarankan, untuk biasakan membawa sikat gigi kemanapun pergi, kalaupun tak sempat biasakan berkumur setelah mengonsumsi makanan yang manis dan lengket dengan air putih biasa atau teh tanpa gula. Karena menurut Erri teh mengandung flour yang bisa menggantikan mineral.
Makanan yang mengandung banyak kalsium dan mineral seperti susu dan keju juga bisa mencegah masalah gigi berlubang. Selain itu ternyata setiap kali kita makan, terjadi pengikisan kalsium di dalam pada permukaan gigi disebabkan zat asam yang berasal dari makanan yang manis, hal ini disebut dengan proses demineralisasi.
Di saat inilah gigi membutuhkan mineral sebagai penetralisir zat asam dalam mulut untuk mencegah proses terjadinya lubang pada gigi saat demineralisasi terjadi. Melalui produk terbarunya Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang yang mengandung micro kalsium aktif hingga 50%.(nam)
1 komentar Agustus 5, 2009
Makan Juga Harus Bahagia, Lho
Jakarta - Makanan yang dikonsumsi akan bermanfaat bagi tubuh tidak hanya karena kandungan gizi seperti protein, vitamin atau mineral yang dikandungnya tetapi juga sangat berkaitan dengan cara konsumsinya.
Menurut konsultan food combining Wied Harry Apriadji, cara mengonsumsi makanan sangat menentukan penyerapan kandungan gizi serta berfungsinya hormon-hormon dalam tubuh.
Misalnya, mengunyah perlahan dan lebih lama dapat memberi kesempatan mulut menghasilkan air liur mengandung enzim ptialin lebih banyak. Dengan demikian, karbohidrat akan lebih mudah dicerna di dalam lambung, sehingga nutrisinya menjadi lebih mudah diserap di dalam usus halus.
Rasa syukur (terhadap makanan) dan rasa nyaman selama makan akan memacu produksi hormon relaksasi (terutama endorfin) lebih banyak, sehingga proses penyerapan nutrisi ke dalam sel menjadi lebih efektif.
“Dengan rasa penuh syukur, kita akan memberikan penghargaan lebih baik terhadap setiap suap makanan, sehingga makanan kita perlakukan sebagai bagian dari tubuh kita sendiri secara holistik, bukan sekadar pemuas mulut dan perut,” ujarnya. (yat)
1 komentar Agustus 5, 2009
Jurus Dasar Melawan Hipertensi
Jakarta – Hipertensi bukan penyakit sepele lho. Penyakit yang banyak diidap oleh pekerja di kota-kota besar ini menjadi salah satu pembunuh yang mematikan. Namun sering tak dirasakan, karena itu penyakit yang satu ini kerap disebut dengan silent killer. Dan di beberapa negara maju, darah tinggi bahkan menjadi pembunuh nomor satu.
Menurut WHO (1999), batas tekanan darah yang masih dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmGh, sedangkan lebih dari 140/40 mmHg dinyatakan sebagai hipertensi, dan diantara nilai tersebut disebut sebagai normal tinggi. Lalu hal apa yang bisa dilakukan untuk melawan hipertensi, yuk coba lakukan langkah berikut:
1. Kurangi asupan garam
Sudah jadi rahasia umum asupan garam (natrium chlorida) yang berlebih pada makanan bisa meningkatkan risiko hipertensi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penurunan asupan natrium 1,8 gram/hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik 4 mmHg dan diastolik 2 mmHg pada penderita hipertensi dan penurunan lebih sedikit pada individu dengan tekanan darah normal.
Respons perubahan asupan garam terhadap tekanan darah sangat bervariasi antara satu individu dengan yang lain seperti faktor genetik dan faktor usia. Disarankan asupan garam kurang dari 6 gram sehari atau kurang dari 1 sendok teh penuh.
2. Menjaga berat badan
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kenaikan berat badan meningkatkan tekanan darah dan terjadinya hipertensi, walaupun pada program penurunan berat badan. Penurunan tekanan darah dapat terjadi sebelum tercapai berat badan yang diinginkan. Rata-rata penurunan berat badan per kg mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik 1,6/1,1 mmHg. Sehingga dianjurkan sebaiknya Anda menjaga berat badan normal, untuk menghindari terjadinya hipertensi.
3. Hindari konsumsi alkohol
Penderita hipertensi dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol atau bahan makanan yang mengandung alkohol karena dapat meningkatakan tekanan darah. Disamping itu konsumsi alkohol berlebihan bisa mengakibatkan kecanduan.
4. Suplemen kalium bisa menurunkan tekanan darah
Berdasarkan penelitian secara klinis menunjukkan pemberian suplemen kalium dapat menurunkan tekanan darah. Dengan suplementasi diet kalium 60-120 mmol/hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik 4,4 dan 2,5 mmHg pada penderita hipertensi dan 1,8 serta 1,0 mmHg pada orang normal. Diet kaya kalium juga bisa dihubungkan dengan penurunan risiko stroke. Asupan diet kalium, magnesium dan kalsium sebaiknya bersumber dari bahan makanan alami yang mengandung ketiga bahan alami tersebut. Sedangkan konsumsi suplemen sebaiknya dikonsultasikan ke dokter terlebih dahulu. (nam)
Add a comment Agustus 5, 2009
Mau Langsing, Makan yang Benar dong!
Jakarta - Masalah berat badan sepertinya akan selalu jadi perhatian buat individu yang ingin tubuh ramping. Berbagai macam diet pun ditawarkan untuk mengurangi berat badan. David L. Katz, MD menyatakan ada beberapa panduan dasar yang harus diketahui untuk mengurangi berat badan. Ingin langsing itu mudah. Tidak percaya? Ikutilah panduannya yang dikompilasi oleh Oprah.com berikut ini:
1. Gunakan piring kecil
Apakah Anda sedang meratakan perut dan mencoba menurunkan berat badan, salah satu cara terbaik yaitu gunakan piring yang lebih kecil. Peneliti dari Universitas Cornell Brian Wansink, PhD menemukan seseorang yang beralih dari piring berukuran 12 inci ke 10 inci ternyata berhasil makan dengan lebih sedikit kalori, sekitar 22 persen. Bila Anda mengurangi ukuran piring makan malan, Anda akan menghilangkan lebih dari 5.000 kalori per bulan. Cara yang cukup sederhana.
2. Konsumsi buah dan sayuran
Sarapanlah dengan sereal, dan makan buah-buahan seperti buah berry dan pisang. Pada makan siang, makan yang lebih sederhana yaitu makan roti dan sandwich, kecuali aktifitas Anda padat. Pada saat makan malam, pastikan Anda makan salad, asparagus, brokoli, dan sayuran lain yang Anda pilih. Ini untuk memastikan Anda mendapatkan cukup gizi. Selain itu mengurangi lemak dan kalori yang dikonsumsi.
3. Jangan makan terburu-buru
Salah satu masalah makan yaitu sering mengonsumsi makanan cepat saji. Makan siang dengan burger kecil, kentang goreng dan diet soda memberikan 800 kalori dari rata-rata perempuan makan malam.Ketika seseorang makan di mana saja, otak cenderung mendaftarkan makanan sebagai makanan ringan tanpa memperhitungkan jumlah kalori yang dikonsumsi terlalu banyak untuk makanan berikutnya.
4. Daftar bahan makanan lebih pendek semakin baik
Sebagian besar makanan sehat hanya ada satu bahan misal brokoli, bayam, blueberry. Daftar bahan makanan yang panjang berarti lebih banyak gula, garam, dan banyak bahan yang tak sehat.
5. Makanan bergizi tak harus mahal
Untuk menikmati makanan bergizi tak harus mahal. Memang dibutuhkan pilihan cerdas untuk memilih makanan, misal mengonsumsi kacang-kacangan daripada daging, lebih baik membuat makanan sendiri dibandingkan menghabiskan uang di restoran.
6. Menyiapkan waktu sepuluh menit untuk makanan sehat
Bila Anda rutin beberapa menit untuk merencanakan makanan bergizi, maka Anda sudah berinvestasi untuk kesehatan Anda dan keluarga. Menyiapkan makan malam lebih lama 10 menit dibandingkan membeli makanan siap dibuat. Tetapi seiring waktu Anda bisa menghemat waktu untuk siapkan makan malam.
7. Coba selera baru makanan Anda
Jangan Anda mengharapkan terlalu cepat untuk mencoba rasa baru makanan secepat mumgkin termasuk anak Anda yang selalu memilih makan. Tetapi Anda bisa menyediakan rasa makanan baru, dan tetap mencoba untuk Anda dan keluarga.
8. Berhenti makan sebelum Anda merasa penuh atau kekenyangan
Memperlambat laju Anda makan, dan tetap perhatikan apa yang Anda makan. Biasa panggilan itu akan berhenti ketika perut Anda sudah terisi sekitar 80 persen. Setelah berhenti sebentar maka Anda mungkin sudah menemukan perut Anda sudah cukup penuh. Suatu studi mengemukakan makan dengan tidak tergesa-gesa maka berat badan Anda bisa turun 20 pound setahun.
9. Makan malam bersama keluarga
Anak yang suka makan malam bersama keluarga maka cenderung mengurangi mengonsumsi makanan yang tak sehat, kurang terlalu banyak, dan merasakan kepuasan berkumpul bersama keluarga. Beberapa studi yang dilakukan Universitas Minnesota dan National Center on Addiction and Substance Abuse Columbia University mengemukakan makan malam bersama keluarga salah satu cara sederhana yang luar biasa dan bermanfaaat bagi keluarga. Selain itu makan malam bersama keluarga mengurangi risiko kelainan makan, menggunakan rokok dan narkoba, serta penyalahgunaan alkohol.
10. Anda adalah apa yang Anda makan
Anda ingin kulit berseri? Kulit Anda pun tergantung pada aliran darah untuk mengangkut gizi dan oksigen. Tidak hanya kulit yang berseri. Otak yang tetap tajam pun membutuhkan nutrisi. Cara terbaik untuk menjaga tubuh yaitu makanan bergizi. Misalnya makanan mengandung sumber protein seperti ikan dan kacang-kacangan seperti kedelai. (amh)
Add a comment Agustus 5, 2009
Ingin Sehat dan Awet Muda, Makan Delima Saja
Jakarta - Buah delima tidak sekadar sebagai buah ‘nujuh bulanan’ di kalangan kepercayaan keluarga Jawa. Tetapi delima memang benar-benar berkhasiat sebagai antioksidan bagi tubuh.
Khasiat antioksidan dalam delima tak jauh berbeda dengan jeruk atau pada jambu biji. Antioksidan ini perlu untuk menekan hasil proses oksidasi atau pembakaran sel yang berlangsung pada saat bernapas, metabolisme sel, olahraga yang berlebihan atau ketika tubuh terpapar asap kendaraan bermotor, asap rokok dan radiasi sinar matahari.
Selain sebagai antioksidan, delima juga berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit lainnya seperti menghindari nyeri lambung, disentri, demam, dan meredakan batuk.
Buah delima bisa dikonsumsi langsung atau bisa juga dibuat jus. Wuih, enaknya! (yat)
Add a comment Agustus 5, 2009
Takut Gemuk, Mike Pilih Beras Merah
Jakarta – Pola hidup sehat bisa dilakukan dengan mulai mengonsumsi makanan seimbang dan olahraga. Dengan mengonsumsi makanan sehat seperti beras merah memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain itu, nasi beras merah yang mengandung banyak serat cocok bagi yang diet.
Salah satu bintang film dan sinetron yang doyan mengonsumsi beras merah adalah Mike Lewis. Dengan kesibukan sebagai pemain film dan sinetron Mike Lewis mengaku menjalankan pola hidup sehat dengan berolahraga dan konsumsi makanan sehat. Pemain film Suster Ngesot ini mengatakan meluangkan waktu berolahraga selama 3 kali dalam seminggu. Basket, rugby, dan fitness menjadi olahraga pilihan Mike.
“Kalau saya ada waktu pasti berolahraga untuk kesehatan saya agar tetap fresh dan muda,” ujar Mike beberapa waktu lalu. Selain menjaga kesehatan dengan olahraga, Mike menjaga pola makannya. Ia mengaku tidak mengonsumsi nasi putih karena bisa membuat gemuk. Mike biasa mengonsumsi nasi beras merah dan roti cokelat mengandung sari gandum.
“Mama saya menyuruh untuk mengonsumsi nasi beras merah sejak 2 tahun lalu, nasi beras merah lebih sehat, bisa membuat semangat dan tidak membuat gemuk, walaupun nasi putih lebih enak tetapi nasi beras merah lebih sehat,” jelasnya.
Beras merah memang memiliki manfaat untuk kesehatan anak dan orang dewasa. Sejumlah manfaat yang dapat diperoleh dari beras merah antara lain:
1. Beras merah mengandung vitamin dan mineral pada lebih banyak 2 hingga 3 kali dari beras putih. Beras merah dapat meningkatkan perkembangan otak dan memperkuat daya tahan tubuh anak.
2. Beras merah kaya serat dan asam lemak karena masih mengandung lapisan fiber dan selulosa.
3. Beras merah mengandung vitamin B1 (thiamin) dapat mencegah beri-beri pada anak. Selain itu mengandung serat yang tinggi untuk mengatasi gangguan pencernaan. Tetapi hal ini bergantung dari kebiasaan mengonsumsi dan dicuci atau tidaknya beras merah sebelum dimasak.
4. Seseorang yang diet bisa mengonsumsi beras merah. Pasalnya nasi beras merah yang kaya akan fiber membuat lebih kenyang dan tidak mudah lapar.
Silakan coba deh. (amh)
Add a comment Agustus 5, 2009
Waspadai Efek Samping Kontrasepsi
Jakarta - Penggunaan alat kontrasepsi yang bertujuan untuk mengontrol kehamilan memang terkadang menimbulkan efek samping ini, karena prinsip kerja kontrasepsi berdasarkan pada hormon. Efek samping yang terjadi pun beragam pada setiap orang dari mulai yang ringan hingga yang menjengkelkan. Mungkin Anda tidak tahu sampai kapan bisa mentolerirnya hingga saat Anda mencoba untuk mengatasinya.
Berikut beberapa solusi untuk mengatasi efek samping yang biasa ditimbulkan alat kontrasepsi seperti dilansir Health Magazine berikut ini:
1. Sakit kepala, pusing, payudara lembek
Menurut Hilda Hutcherson, MD, seorang Profesor ob-Gyn di Universitas Columbia, efek samping seperti ini biasanya terjadi saat seseorang mengonsumsi pil kontrasepsi, sakit kepala dan pusing ini sebentar juga akan hilang. Jika tidak, coba untuk mengganti merek.
2. Mual
Efek samping ini mungkin baru akan hilang dalam beberapa bulan. Kalau tidak coba untuk beralih ke kontrasepsi oral, saat meminumnya coba dengan dibantu dengan makanan seperti pisang misalnya. Kalau tengah menggunakan spiral, Anda mungkin perlu untuk beralih metode.
3.Pendarahan
Efek samping yang satu ini akan membuat wanita tidak bisa tahan, karena tidak bisa diduga kapan bisa terjadi hal seperti ini. Menurut Dr Hutcherson, cobalah untuk meminum pil dengan tepat pada waktu yang sama setiap harinya bisa membantu. Konsultasikan dengan dokter saat ada flek-flek darah yang membuat Anda khawatir, siapa tahu ada solusi yang bisa dilakukan.
Menurut Anne Foster-Rosales, MD kepala petugas medis untuk Planned Parenthood Golden Gate dan profesor di Universitas California, San Francisco, Anda bisa menambahkan obat anti inflamasi seperti ibuprofen, atau menambahkan sedikit estrogen.
4. Penurunan nafsu bercinta
Coba formulasi lain. “Beberapa perempuan, jika Anda mengubah pil ke lebih dari satu yang androgenik (seperti tetosterone), libido akan kembali,” kata Dr Hutcherson.
5. Mood yang naik turun
Tidak semuanya kontrasepsi dan beberapa faktor lainnya yang akan membuat Anda merasa terganggu dengan efek sampingya, mungkin Anda membutuhkan untuk coba mencari metode nonhormonal lainnya. “Dalam pengalaman saya, jika seorang perempuan mengalami depresi dengan satu pil, beralih (formulasi) ke pil yang lain, biasanya tidak membantu,” kata Dr Hutcherson. Semua metode hormonal cenderung menimbulkan masalah yang sama. Untuk beberapa pasien yang benar-benar ingin tetap menggunakan pil, Dr Hutcherson meresepkan antidepresan juga. (nam)
Add a comment Agustus 5, 2009
Basmi Kutu Air dengan Garam
Mempunyai masalah dengan kulit khususnya kutu air di telapak kaki memang sangat mengganggu. Selain penampilan menjadi kurang sedap dipandang khususnya saat mengenakan terbuka, gatal-gatal di kaki juga bikin tak nyaman.
Biasanya pengobatan dengan obat antijamur khusus untuk kulit dan menjaga kebersihan dasar bisa mengatasi hal ini. Produk antijamur ini pun beragam mulai dari bedak antijamur, cream dan spray antijamur juga efektif mencegah dari infeksi yang berlebihan.
Tapi tak ada salahnya mencoba pengobatan yang menggunakan bahan dari sapur seperti garam. Rendam kaki Anda yang terkena kutu air dalam air hangat yang sudah diberi garam atau cairan yang mengandung aluminium asetat selama kurang lebih 5 hingga 10 menit setiap hari lalu keringkan segera.
Lebih baik mencegah kan daripada harus mengobati, berikut langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
1. Gunakan kaus kaki berbahan katun, gunakan juga kaus sepatu yang terbuat dari bahan yang membuat kaki Anda tetap bisa benafas dan terhindar dari keringat dan air, jangan menggunakan sepatu yang kesempitan.
Selain tak nyaman sepatu kesempitan bisa menganggu sirkulasi di dalam sepatu yang bisa menyebabkan bau yang tak sedap.
2. Jangan pernah berbagi sepatu, kaus kaki, atau handuk.
3. Kalau Anda terkena kutu air, cuci kaus kaki, dan handuk menggunakan air panas kalau memungkinkan atau merebusnya juga bisa agar kuman-kuman yang menempel mati.
4. Kalau terpaksa menggunakan antibiotik Anda harus eksta hati-hati. Bisa saja pengobatan dari antibiotik ini bisa jadi membunuh bakteri yang menguntungkan yang biasanya secara normal mengontrol jamur yang menyebabkan kutu air.
Add a comment Agustus 3, 2009