Posts filed under: ‘Money Talk‘




Cara Efektif Menggemukkan Pundi-pundi Uang

Jakarta - Bang…bing…bung..,yuk kita nabung. Masih ingat lagu yang dipopulerkan salah satu mantan penyanyi cilik ini? Dari kecil mungkin kita sudah diajarkan untuk menabung. Tetapi setelah sekian lama bekerja kok sulit untuk menabung yah. Kalau pun ada rekening tabungan tetapi jarang untuk menggemukkan pundi-pundi tabungan.

Berikut tips untuk menabung:

1. Faktor disiplin memang perlu untuk memiliki tabungan. Bila Anda sudah mendapatkan gaji sebaiknya sisihkan gaji untuk ditabung sekitar 10 hingga 30 persen.

2. Anda pun bisa membuka rekening tabungan berjangka. Jadi Anda harus menabung dengan jumlah sama pada periode tertentu. Anda pun wajib menyetorkan tabungan tersebut dan tidak bisa diambil hingga kontrak habis.

3. Memprioritaskan gaji untuk keperluan yang sangat dibutuhkan.

4. Biasakan menghitung pengeluaran bulanan.

5. Membawa bekal makan siang dari rumah. Bila Anda punya waktu untuk menyiapkan bekal makan siang. Sebaiknya membawa bekal makan siang untuk menyisihkan pengeluaran.

6. Buat daftar belanjaan. Daftar belanjaan membantu Anda untuk membeli kebutuhan sesuai daftar belanja. Anda pun harus disiplin untuk mematuhi daftar belanja.

7. Sebaiknya jangan bawa kartu ATM bila Anda tidak bisa mengontrol diri untuk belanja.Bila gunakan kartu ATM sebaiknya mengambil uang dalam jumlah banyak untuk mengurangi biaya administrasi. Hindari kartu kredit untuk belanja.

8. Mengumpulkan uang recehan harga Rp 500 dan Rp 1.000 ke celengan atau tempat khusus. Uang receh ini bisa membantu Anda untuk mengumpulkan uang sedikit demi sedikit.

9. Pisahkan rekening pribadi dengan rekening tabungan. Sehingga Anda pun bisa langsung menyisihkan gaji ke rekening tabungan.

10. Disiplin untuk konsisten menabung untuk mewujudkan perencanaan keuangan yang baik.

11. Jangan lupa sisihkan pendapatan untuk beramal. Dengan beramal kita tidak hanya bisa mengontrol diri tetapi bisa membantu sesama. Selamat menabung! (amh)

Add a comment Agustus 6, 2009

Cermat Pilih Produk Asuransi

Jakarta – Produk asuransi banyak ditawarkan kepada masyarakat. Masyarakat pun harus cermat untuk memilih produk asuransi. Salah satu hal penting yang diingat produk asuransi berbeda dengan investasi.

Perencana keuangan dari QM Financial Ligwina Hananto mengatakan produk asuransi sebagai bentuk proteksi bukan investasi. Hal inilah yang harus dibedakan oleh masyarakat. Untuk memilih produk asuransi masyarakat mempunyai pertimbangan tertentu untuk memilih produk asuransi.

Produk asuransi terdiri dari empat jenis yaitu asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan dan penyakit kritis. Menurut Ligwina produk asuransi yang patut dimiliki yaitu asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Sedangkan asuransi kecelakaan dan penyakit kritis merupakan pilihan. Ia menyarankan seseorang yang memiliki asuransi jiwa yaitu seseorang yang mempunyai tanggungan atau pencari nafkah.

“Asuransi jiwa tergantung pemberi nafkah, bila ada suami istri bekerja dan mempunyai penghasilan sebaiknya memiliki asuransi jiwa keduanya, bila salah satu bekerja misal ayah, sebaiknya pemberi nafkah yang memiliki asuransi jiwa,” ujar Ligwina.

Ia menambahkan seseorang harus melihat kemampuan perusahaan asuransi saat memilih produk asuransi. Seseorang harus memilih perusahaan asuransi yang baik dalam arti sehat yaitu mampu membayar klaim klien. Produk asuransi tersebut pun harus memberikan manfaat kepada pemilik dan penerima asuransi. Ligwina mencontohkan klaim tersebut harus lebih besar dibandingkan harga sebuah mobil keluaran Jepang. (amh)

Add a comment Agustus 6, 2009

Halaman

Kategori

Tautan

Meta

Kalender

Mei 2012
S S R K J S M
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pos Berdasarkan Bulan

Posts by Category

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.