Inilah Pemicu Stres di Tempat Kerja

Agustus 5, 2009 kidsandstyle
Tag:

Jakarta – Mungkin ini bukan menjadi salah satu bagian dari job desc, namun stres di kantor merupakan salah satu hal yang tidak bisa dihindari dari setiap pekerjaan. Dalam sebuah survei yang dilakukan CareerBuilder.com terbaru menunjukkan bahwa 78 % karyawan merasa stres dan jengah di tempat kerja.

Ada beberapa faktor yang membuat tingkat stres ini bertambah antara lain meningkatnya beban kerja, tenggat yang intens atau bahkan bos yang terlalu banyak menuntut. Tetapi selain itu ternyata ada pemicu stres yang tidak disadari yang membuat seorang karyawan memiliki pengalaman negatif di tempat kerja.  Dalam buku barunya mengenai stres di tempat kerja “Overworked, Overwhelmed and Underpaid” Louis  Barajas mengidentifikasikan tanda-tanda stres antara lain:

1. Anda sering bekerja lebih dari 40 jam seminggu.

2. Anda berpikiran untuk berhenti bekerja atau setidaknya untuk mencari pekerjaan baru dalam sebulan terakhir.

3.Anda telah melewatkan tenggat waktu proyek besar setidaknya dalam waktu enam bulan terakhir.

4. Anda menunda kunjungan ke dokter karena tidak memiliki waktu atau uang untuk pergi.
]
5. Anda merasa lebih stres dan merasa tak aman tentang keuangan dibandingkan lima tahun yang lalu.

Sementara itu beberapa faktor yang berkontribusi menambah stres tanpa disadari yang mungkin memiliki dampak negatif bagi Anda di tempat kerja antara lain :

1. Membawa masalah pekerjaan ke rumah bahkan masalah ini mempengaruhi kehidupan pribadi Anda. Mungkin Anda tengah berjuang untuk membedakan batas antara kerja dan rumah. Saat pekerjaan menjadi sangat tidak terkendali, atas nama tanggung jawab dengan pekerjaan secara tak sadar bisa mempengaruhi kehidupan pribadi Anda. Jika tidak adanya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi ini bisa menjadi satu lingkaran setan yang bisa membuat semuanya jadi berantakan.

2. Anda tidak memiliki waktu libur atau tetap bekerja meski pada waktu libur.

3. Kompetisi dan gosip. Kompetisi di kantor bisa jadi menjadi tantangan untuk mencapai target dan tenggat waktu pekerjaan, tapi kalau Anda memiliki lingkungan kerja yang kompetitif, Anda harus juga harus mewaspadai rekan kerja. Kalau Anda menjadi pusat perhatian dan rumor serta tengah berjuang keras mengerjakan proyek, hal ini juga bisa membuat tingkat stres Anda meningkat.

4. Merasa tidak dihargai. Banyak karyawan terkadang merasa tidak dihargai dengan pekerjaan yang sudah mereka lakukan. Kompensasi dan keuntungan pasti dipertimbangkan dalam performa kerja, tapi ucapan terimakasih atau ungkapan personal yang menunjukkan penghargaan kadang malah terabaikan, yang membuat karyawan merasa usaha yang mereka lakukan tidak bermakna. (nam)

Entry Filed under: Career

One Comment Add your own


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Agustus 2009
S S R K J S M
    Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: