Awas Pedofil Berkeliaran Online

Agustus 6, 2009 kidsandstyle
Tag: ,

Jakarta – Saat ini anak-anak sudah sangat pintar bermain internet. Anak tumbuh berkembang bersama internet. Bila anak terlalu banyak menghabiskan waktu di internet maka akan mempengaruhi fisik dan mental anak. Ketika anak asyik berselancar di internet, orangtua sebaiknya mendampingi anak.

Menurut psikolog dari Universitas Yarsi Octaviani Ranakusuma. Anak bisa menyembunyikan identitas dengan menciptakan dan menggunakan identitas baru di dunia maya. Anak pun cenderung tidak memiliki tanggung jawab terhadap apa yang dikatakan di dunia maya. Di dunia maya, seseorang mengontrol keberadaan atau eksistensinya. Bila tidak suka, maka bisa langsung memutuskan hubungan antara lain menutup situs dan mengakhiri chatting.

“Di dunia nyata apabila diperhadapkan dengan situasi yang tidak menyenangkan, kita tidak bisa langsung menghindari, kita dipaksa harus menghadapinya, dan mengontrol emosi untuk dapat mengutarakan ketidaksukaan kita namun dengan cara yang bisa diterima lingkungan, berbeda dengan di dunia maya,” kata Octaviani.

Fisik dan mental anak pun sangat terpengaruh apabila anak banyak menghabiskan waktu di depan komputer. Anak yang rendah diri karena selama ini tidak diterima oleh teman-teman di sekolah, mungkin akan menampilkan pribadi berbeda. Anak bisa menampilkan diri sebagai anak ceria dan gaul yang disukai oleh teman-teman chatting. Octaviani menambahkan bila itu terjadi, anak akan merasa “betah” sehingga semakin mengucilkan diri dari lingkungan sosial. Ruang dan aktifitas anak semakin sempit yang dapat mempengaruhi kebugaran fisik dan kesehatan anak.

Octaviani mengungkapkan kehadiran ‘stalker’ atau pedofil bisa hadir kapan saja saat anak sedang online. Orangtua pun harus mewaspadai saat anak sedang online, karena kehadiran pedofil bisa kapan saja mulai dari ajakan untuk berkenalan dan hingga mengirimkan gambar tidak senonoh, dan akhirnya ajakan ekplisit tidak pantas bisa terjadi pada anak. Octaviani memberikan tips kepada orangtua saat anak asik berinternet, berikut tipsnya:

1. Dampingi anak saat sedang online dan membuka account. Apabila memang harus memiliki account di dunia maya, sebaiknya orangtua membuat perjanjian dengan anak, orangtua yang membuka account dan password sehingga bisa memantau aktifitas anak di dunia maya.

2. Perhatikan siapa saja kawan-kawan anak di dunia maya. Cermati pesan-pesannya. Waspadai pesan yang mencurigakan.

3. Bekali anak dengan pendidikan seksual sesuai dengan usia anak. Ada hal yang orang lain boleh tahu tetapi ada informasi yang sangat pribadi. Bersikap terbuka pada anak membuat anak merasa nyaman untuk menceritakan hal yang terjadi di dunia maya.

4. Untuk memudahkan pemantauan hindari meletakkan komputer dengan sambungan internet di kamar anak. Letakkan komputer di ruang keluarga.

5. Orangtua sebaiknya melakukan online bersama anak sehingga anak melihat kegiatan browsing dan ngobrol di Facebook atau jejaring sosial lain merupakan kegiatan yang dilakukan bersama-sama dan bukan private. (amh)

Entry Filed under: Parenting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Agustus 2009
S S R K J S M
    Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: