Ngaku Ramah Lingkungan? Pakai Biodegradable Bag Dong…

Agustus 6, 2009 kidsandstyle
Tag: ,

Jakarta – Gaya hidup untuk menjaga lingkungan sudah marak dilakukan oleh masyarakat. Kali ini gaya hidup menjaga lingkungan mengetuk dunia bisnis retail. Salah satu pusat perbelanjaan di Indonesia mulai menggunakan biodegradable bag (tas yang bisa terurai alami). Kesadaran ini dilakukan untuk memberikan pendidikan kepada pelanggan untuk memperhatikan lingkungan.

Menjamurnya pusat belanja dan pasar modern berkontribusi besar terhadap bertambahnya sampah plastik yang bisa terurai 500 hingga 1000 tahun. Oleh karena itu, perubahan perilaku bisnis dan hidup masyarakat diperlukan untuk pelestarian lingkungan.

Direktur Program Iklim dan Energi WWF-Indonesia Fitrian Ardiansyah mengatakan total timbunan sampah yang dihasilkan di kota Jakarta sekitar 6000 ton per hari. Jumlah ini sama dengan 860 ribu ton CO2 per tahun. Bila seluruh sampah warga Jakarta seminggu dikumpulkan bisa memenuhi stadion utama Senayan.

Tanggung jawab menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Salah satu wujud komitmen salah satu pusat perbelanjaan Centro Lifestyle Department Store menggunakan biodegradable bag. General manager Corporate PR, Event & Fashion Trend Centro Lifestyle Department Store Andrei Aksana mengatakan konsumsi plastik juga membuang energi dan bila dikumpulkan bisa mengelilingi bumi sebanyak 10 kali.

“Penggunaan biodegradable bag ini sebagai media edukasi kepada pelanggan untuk tidak menggunakan plastik,sehingga pelanggan mulai peduli lingkungan,” tutur Andrei, Rabu (5/8) di Jakarta.

Kebijakan penggunaan biodegradable bag ini serempak dilakukan di kelima lokasi Centro antara lain Plaza Semanggi, MargoCity Depok, Mall of Indonesia Kelapa Gading, Ambarukmo Plaza Yogya, dan Discovery Shopping Mall Bali.

Menurut Andrei, biodegradable yang digunakan berasal dari bahan alami yaitu oxo-biodegradable. Pihaknya pun bekerjasama dengan suplier yang memiliki sertifikat bila bahan yang digunakan bahan alami dan aman untuk lingkungan. Biodegradable bag  ini terbuat dari serat alami seperti singkong. Bahan alami ini baik untuk lingkungan selain itu bisa diuraikan dalam waktu 2 tahun.

Aksi menolak kantong belanja plastik ini juga didukung oleh suporter kehormatan WWF-Indonesia Nadine Chandrawinata dan Davina serta para suporter WWF-Indonesia lain. Nadine mengatakan aksi menolak kantong belanja plastik ini memerlukan edukasi untuk menarik perhatian masyarakat. Kerjasama perlu dilakukan oleh berbagai pihak untuk menjaga lingkungan. Hal itu bisa dilakukan mulai dari diri sendiri.

Menurut Davina, salah satu suporter kehormatan WWF-Indonesia mengatakan ia tidak menggunakan plastik ketika berbelanja di supermarket. Selain itu memakai sesuatu seperlunya, menurutnya semakin sedikit membeli maka bisa berhemat.

“Ketika berbelanja saya selalu membawa tas kain, saat ini saya mempunyai 4 tas, dan selalu taruh di mobil, untuk digunakan ketika berbelanja,” kata Davina.

Fitrian mengatakan dengan adanya public figure diharapkan bisa mengubah masyarakat dengan pendekatan khusus. Public figure memiliki karisma dan kekuatan untuk bisa membantu memberikan pendidikan kepada masyarakat. (amh)

Entry Filed under: What's Happening

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Agustus 2009
S S R K J S M
    Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: